Dharma Yudha News
DYN
BREAKING NEWS
Koramil Dan Polsek Songgon Bersatu Padu: Gelorakan Semangat Bhayangkara Di Halaman Perhutani, Puluhan Warga Bergerak Serentak • Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar Koramil Sempu Gelar Pertemuan Persit dan Temu Kangen • Bati Tuud Koramil 0825/17 Muncar Hadiri Tasyakuran Pelepasan Siswa Kelas XII SMKN Darul Ulum • Siasat Cegah Antrean Mengular, Cara Desa di Banyuwangi Ini Bagikan Beras ke 1.121 Warga Patut Dicontoh • Kawal Demokrasi Desa, Babinsa Kedunggebang Monitor Musyawarah Pengisian Anggota BPD Keterwakilan Perempuan • Koramil Dan Polsek Songgon Bersatu Padu: Gelorakan Semangat Bhayangkara Di Halaman Perhutani, Puluhan Warga Bergerak Serentak • Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar Koramil Sempu Gelar Pertemuan Persit dan Temu Kangen • Bati Tuud Koramil 0825/17 Muncar Hadiri Tasyakuran Pelepasan Siswa Kelas XII SMKN Darul Ulum • Siasat Cegah Antrean Mengular, Cara Desa di Banyuwangi Ini Bagikan Beras ke 1.121 Warga Patut Dicontoh • Kawal Demokrasi Desa, Babinsa Kedunggebang Monitor Musyawarah Pengisian Anggota BPD Keterwakilan Perempuan • Koramil Dan Polsek Songgon Bersatu Padu: Gelorakan Semangat Bhayangkara Di Halaman Perhutani, Puluhan Warga Bergerak Serentak • Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar Koramil Sempu Gelar Pertemuan Persit dan Temu Kangen • Bati Tuud Koramil 0825/17 Muncar Hadiri Tasyakuran Pelepasan Siswa Kelas XII SMKN Darul Ulum • Siasat Cegah Antrean Mengular, Cara Desa di Banyuwangi Ini Bagikan Beras ke 1.121 Warga Patut Dicontoh • Kawal Demokrasi Desa, Babinsa Kedunggebang Monitor Musyawarah Pengisian Anggota BPD Keterwakilan Perempuan • Koramil Dan Polsek Songgon Bersatu Padu: Gelorakan Semangat Bhayangkara Di Halaman Perhutani, Puluhan Warga Bergerak Serentak • Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar Koramil Sempu Gelar Pertemuan Persit dan Temu Kangen • Bati Tuud Koramil 0825/17 Muncar Hadiri Tasyakuran Pelepasan Siswa Kelas XII SMKN Darul Ulum • Siasat Cegah Antrean Mengular, Cara Desa di Banyuwangi Ini Bagikan Beras ke 1.121 Warga Patut Dicontoh • Kawal Demokrasi Desa, Babinsa Kedunggebang Monitor Musyawarah Pengisian Anggota BPD Keterwakilan Perempuan •
TNI SEDANG DIBACA • 186 PEMBACA

Obrolan di Terpal Biru, Saat Prajurit TMMD Duduk Sejajar dengan Warga

Penulis: Kora Mil Diterbitkan: Senin, 09 Maret 2026
Ukuran Teks:
BAGIKAN BERITA INI:
Obrolan di Terpal Biru, Saat Prajurit TMMD Duduk Sejajar dengan Warga

Dalam sebuah gubuk sederhana berdinding anyaman bambu dan beratap seng, beberapa pria duduk melingkar di atas terpal biru yang sudah lusuh. Sinar matahari sore menembus celah daun dan ranting, menerangi wajah-wajah yang lelah setelah seharian mengangkut pasir, mencampur semen, dan memasang bata.

Minggu siang (8/3/2026) di Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, prajurit Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan tidak langsung kembali ke pos setelah bekerja. Mereka memilih beristirahat bersama warga sambil berbincang santai dalam kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos).

Di antara mereka tampak Kopda Fery, prajurit muda dengan seragam loreng yang masih berdebu, duduk berdampingan dengan para bapak desa. Salah satunya Bapak David, warga senior yang rumahnya dekat lokasi rehabilitasi RTLH, terlihat antusias mengikuti perbincangan.

“Alhamdulillah, dulu kami hanya bermimpi punya jalan lebih baik, mushola layak, dan rumah yang tidak bocor. Sekarang TMMD datang dan langsung bekerja nyata. Kami sangat senang, bahkan anak-anak juga gembira melihat tentara ikut gotong royong,” ujar Bapak David penuh syukur.

Bagi Satgas TMMD, Komsos bukan sekadar obrolan santai, tetapi cara membangun kepercayaan dan mendengar langsung harapan warga. Dalam kesempatan itu, Kopda Fery menegaskan bahwa kebersamaan menjadi bagian penting dari keberhasilan program.

“Kami tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membangun kebersamaan. Setelah bekerja bersama warga, kami ingin mendengar langsung kebutuhan masyarakat agar pembangunan benar-benar bermanfaat,” ujar Kopda Fery.

Bagi warga Wonosari, kehadiran Satgas TMMD bukan sekadar program pembangunan. Prajurit yang bekerja bersama mereka kini terasa seperti keluarga sendiri, menghadirkan kehangatan di tengah lelahnya pekerjaan.

Saat matahari mulai condong ke barat, obrolan pun perlahan usai. Para prajurit berpamitan kembali ke pos, meninggalkan bukan hanya bangunan baru, tetapi juga ikatan kebersamaan yang tumbuh dari kerja keras dan cerita sederhana di bawah atap seng itu.

Kirim Komentar / Opini Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan secara umum. Ruas yang wajib ditandai * diisi demi menjaga ekosistem jurnalisme yang kredibel.