Banyuwangi – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan hingga ke tingkat desa. Salah satunya dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Wongsorejo, Desa Wongsorejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, yang menggelar kegiatan penanaman jagung di lahan seluas 8.000 hektare.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (15/1/2026) mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan tahun 2026.
Penanaman jagung ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, lembaga desa, aparat TNI-Polri, hingga kelompok tani. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Wongsorejo Abd Bakar, Ketua BPD Hamidi, PPL Desa Wongsorejo Wiji, pendamping desa Wahyudi, Ketua BUMDes Wongsorejo Iwan Ardiansah, Babinsa Desa Wongsorejo Serma Nurhadi, Bhabinkamtibmas Aiptu Taufik, perangkat desa, Ketua Poktan Makmur Sugito, serta anggota kelompok tani Desa Wongsorejo.
Kepala Desa Wongsorejo Abd Bakar dalam sambutannya menyampaikan bahwa program penanaman jagung ini menjadi langkah strategis desa dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Menurutnya, sinergi antara BUMDes, kelompok tani, dan unsur pendamping menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
Sementara itu, Ketua BUMDes Wongsorejo Iwan Ardiansah menjelaskan bahwa pemanfaatan lahan seluas 8.000 hektare ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat desa, sekaligus mendukung program nasional swasembada pangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Kepala Desa dan Ketua BUMDes, sesi tanya jawab bersama kelompok tani, doa, dan penutup. Seluruh kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, lancar, dan aman.
Melalui kegiatan ini, Desa Wongsorejo menunjukkan komitmennya untuk menjadi bagian penting dalam penguatan ketahanan pangan nasional dari tingkat desa, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat secara aktif dan berkelanjutan.
