Banyuwangi – Tradisi Petik Laut kembali digelar masyarakat Dusun Bimo Pesisir, Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (15/2/2026). Sejak pukul 08.00 WIB, warga tumpah ruah di bibir pantai untuk mengikuti ritual tahunan yang menjadi simbol rasa syukur atas hasil laut sekaligus doa keselamatan bagi para nelayan.
Kegiatan yang berlangsung hingga selesai itu dihadiri Camat Wongsorejo Muhammad Mahfud, S.Sos., Batuud Koramil 0825/15 Wongsorejo Peltu I Gusti Putu Merta bersama enam anggota, Kapten Laut Agus dari Lanal Banyuwangi bersama tiga personel, Aiptu Ikrom dari Polsek Wongsorejo bersama lima anggota, Kepala Desa Bimorejo Maksum beserta perangkat desa, perwakilan Dinas Pariwisata Banyuwangi Iswanto, serta Kabid Tangkap Dinas Perikanan Banyuwangi Anang Budi Wasono.
Prosesi diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama, dilanjutkan sambutan dari Camat Wongsorejo, Kepala Desa Bimorejo, serta Ketua Panitia. Dalam sambutannya, Camat Wongsorejo mengapresiasi kekompakan masyarakat dalam menjaga tradisi leluhur yang tidak hanya sarat makna spiritual, tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya daerah.
Puncak acara ditandai dengan pelepasan perahu sesajen ke laut. Perahu yang berisi berbagai hasil bumi dan simbol persembahan itu dilarung sebagai wujud harapan agar para nelayan diberi keselamatan, kelancaran rezeki, dan hasil tangkapan melimpah di tahun mendatang. Suasana khidmat berubah semarak saat pertunjukan seni tradisional kuda lumping digelar, menghibur warga yang memadati lokasi kegiatan.
Selama kegiatan berlangsung, aparat TNI dan Polri melakukan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib. Hingga kegiatan berakhir, situasi terpantau aman dan kondusif. Tradisi Petik Laut Bimorejo pun kembali menegaskan kuatnya kearifan lokal masyarakat pesisir Banyuwangi yang terus dijaga lintas generasi.
