1.719 Siswa dan Guru di Wongsorejo Terima MBG, Didistribusikan Sejak Pagi dalam Tiga Gelombang

Banyuwangi – Sebanyak 1.719 siswa dan guru di wilayah Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, menerima Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (26/2/2026). Pendistribusian dilakukan sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai dan menjangkau 21 lembaga pendidikan mulai dari PAUD hingga SMK.

Kegiatan yang berlangsung di wilayah Koramil 0825/15 Wongsorejo ini dipusatkan di SPPG Watu Kebo, yang beralamat di Jalan Pasewaran, Dusun Krajan, Desa Watu Kebo, Kecamatan Wongsorejo. Program tersebut dikoordinir oleh Kepala SPPG Watu Kebo, Moh Wahyu Ramadhan, S.A.P., bersama Yayasan Abadi Berkah Jaya Watu Kebo Wongsorejo.

Sebanyak 21 sekolah menjadi penerima manfaat, di antaranya PAUD Srikandi (Krajan, Maelang Tetelan, Maelang, dan Pringgodani), PAUD Al-Muhibin, PAUD Pancasiwi Pasewaran, TK Nurul Jadid, TK Tunas Harapan, TK Bhayangkari, MI Salafiyah, MI Tarbiatus Shibyan, SDN 1 hingga SDN 6 Watu Kebo, SDN 1 Bimorejo, SMP Tarbiyatul Muhibbin, SMP 3 Wongsorejo, SMP Maarif, hingga SMK Tarbiyatul Muhibbin.

Distribusi dilakukan dalam tiga gelombang guna memastikan ketepatan waktu dan kelancaran penyaluran. Pada pukul 07.00 WIB, sebanyak 617 siswa dan 56 guru dari jenjang PAUD dan TK serta MI Tarbiatus Shibyan menerima MBG. Kemudian pada pukul 07.30 WIB, sebanyak 702 siswa dan 71 guru dari tingkat MI dan SD menerima pendistribusian tahap kedua. Sementara pada pukul 08.30 WIB, sebanyak 220 siswa dan 53 guru dari tingkat SMP dan SMK menerima MBG pada tahap akhir. Total keseluruhan mencapai 1.719 siswa dan guru.

Adapun menu yang dibagikan meliputi roti bolu banana, kacang atom, telur, dan jambu kristal. Menu tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan gizi siswa agar tetap sehat dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Selama pelaksanaan, kegiatan berjalan dalam keadaan aman dan lancar tanpa kendala berarti. Program Makan Bergizi Gratis ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi dan kesehatan peserta didik di wilayah Kabupaten Banyuwangi, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan yayasan dalam mendukung generasi yang sehat dan produktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *