Perhutani Sosialisasikan Pembentukan KTH di Watukebo, Dorong Tata Kelola Hutan Berbasis Kemitraan

Banyuwangi – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi menggelar sosialisasi pembentukan Kelompok Tani Hutan (KTH) sekaligus pemaparan skema kerja sama kemitraan kehutanan di Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan hutan yang tertib, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada Senin malam, 29 Desember 2025, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai, bertempat di rumah Bapak Duhana, RT 001 RW 002, Dusun Pringgondani, Desa Watukebo.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah unsur Forkopimcam dan pemangku kepentingan kehutanan, di antaranya Camat Wongsorejo Drs. H. Nuril Falah, Waka ADM Perhutani Banyuwangi Edi Susanto, Asper Gunung Waru KPRH Bajulmati Kasto, Kepala Desa Watukebo Maimun H, Babinsa Watukebo Serda Rudi H, Bhabinkamtibmas Aiptu Sador, serta sekitar 20 anggota Perhutani dan 40 anggota KTH Darma Abadi.

Dalam sosialisasi tersebut, pihak Perhutani menjelaskan bahwa pembentukan KTH bertujuan sebagai wadah resmi masyarakat dan petani hutan untuk berorganisasi serta bersinergi dalam pengelolaan kawasan hutan, baik di dalam maupun di luar kawasan Perhutani. Selain itu, keberadaan KTH diharapkan mampu menciptakan keteraturan pemanfaatan hutan serta mempermudah akses masyarakat terhadap pendampingan, fasilitas pemerintah, program pemberdayaan, hingga bantuan permodalan.

“Melalui KTH, masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek utama dalam pengelolaan hutan yang legal, produktif, dan berkelanjutan,” ujar salah satu perwakilan Perhutani dalam sesi pemaparan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari para pejabat yang hadir, pemaparan materi sosialisasi pembentukan KTH dan kemitraan kehutanan, sesi tanya jawab interaktif, penutupan, serta doa bersama.

Pendampingan kegiatan turut dilakukan oleh Babinsa Desa Watukebo, sebagai bentuk dukungan TNI AD dalam mendorong ketahanan wilayah melalui pemberdayaan masyarakat di sektor kehutanan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau tertib, lancar, dan aman, serta mendapat antusiasme tinggi dari warga yang berharap kemitraan kehutanan dapat meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan anggota KTH ke depan.

Dengan adanya sosialisasi ini, Perhutani bersama pemerintah daerah berharap terbentuknya KTH yang solid dan legal dapat menjadi fondasi kuat bagi pengelolaan hutan yang berkeadilan dan berkelanjutan di wilayah Banyuwangi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *