BANYUWANGI – Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana terus dilakukan. Pemerintah Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, menggelar kegiatan pendampingan pembentukan dan pelatihan Tim Siaga Berbasis Masyarakat (SIBAT), Selasa (16/12/2025).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung di Pendopo Kantor Desa Bajulmati dan diikuti oleh 30 relawan Palang Merah Indonesia (PMI). Pelatihan ini bertujuan membentuk relawan desa yang siap, sigap, dan terlatih dalam menghadapi situasi darurat kebencanaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Bajulmati H. Ahmad Toha, Babinsa Desa Bajulmati Sertu Rafik, Bhabinkamtibmas Aiptu M. Ikhrom, Wakil Ketua PMI Banyuwangi dr. H. Nurhadi, perwakilan Bidang Relawan PMI Yasni, staf PMI, serta perangkat desa setempat.
Dalam sambutannya, dr. H. Nurhadi menekankan pentingnya peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam penanganan awal bencana. Menurutnya, keberadaan Tim SIBAT di tingkat desa menjadi kekuatan penting dalam mempercepat respons dan meminimalkan dampak bencana.
“Kesiapsiagaan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat harus dibekali pengetahuan dan keterampilan agar mampu bertindak cepat saat terjadi bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Babinsa Desa Bajulmati Sertu Rafik menyampaikan bahwa TNI siap mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan dan ketahanan wilayah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan, penyematan tanda peserta, doa, penutupan, dan dilanjutkan dengan pelatihan teknis kebencanaan bagi para relawan.
Selama kegiatan berlangsung, suasana berjalan tertib, aman, dan lancar, dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Diharapkan, terbentuknya Tim SIBAT ini mampu meningkatkan kesiapsiagaan Desa Bajulmati dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Banyuwangi.
