Banyuwangi – Sebanyak 1.180 siswa dari tujuh satuan pendidikan di Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, menerima Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Alasrejo, Senin (15/12/2025). Program ini merupakan bagian dari upaya pemenuhan gizi anak sekolah di wilayah teritorial Kodim 0825/Banyuwangi.
Kegiatan MBG dipusatkan di SPPG Alasrejo yang beralamat di Jalan Gunung Ijen, Dusun Alasmalang, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo. Pelaksanaan program dikelola oleh Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuwangi dengan penanggung jawab Kepala SPPG Alasrejo, Ammar Dzaky, S.Pd.
Distribusi makanan dilakukan secara bertahap sejak pagi hari dengan pengaturan armada dan waktu guna memastikan makanan diterima dalam kondisi layak konsumsi. Pada pukul 08.00 WIB, mobil pertama mendistribusikan paket MBG kepada 275 siswa yang berasal dari SDN 1 Alasrejo, MI Binayatul Ilmi, MTs Binayatul Ilmi, dan MA Binayatul Ilmi. Di waktu yang sama, mobil kedua menyalurkan MBG kepada 128 siswa dari TK Mambaul Huda dan MI Miftahul Huda. Sementara itu, pada pukul 09.30 WIB, distribusi terbesar diberikan kepada 777 siswa SMKN Wongsorejo.
Menu MBG yang disajikan terdiri dari menu basah berupa nasi putih, ayam goreng lengkuas, tempe orek, timun, selada, dan buah melon. Selain itu, siswa juga menerima menu kering berupa roti, susu, dan pisang. Seluruh menu telah disusun berdasarkan rekomendasi ahli gizi guna memenuhi kebutuhan nutrisi anak usia sekolah.
Sebanyak 40 relawan turut dilibatkan dalam proses produksi hingga distribusi makanan. Kehadiran relawan ini menjadi faktor pendukung kelancaran kegiatan, mulai dari penyiapan bahan, pengemasan, hingga pendistribusian ke masing-masing sekolah penerima.
Pelaksanaan MBG di wilayah Kodim 0825/Banyuwangi ini berjalan aman, tertib, dan lancar. Program tersebut bertujuan untuk membantu meningkatkan asupan gizi peserta didik sekaligus mendukung tumbuh kembang dan konsentrasi belajar anak-anak di sekolah.
Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam menciptakan generasi sehat, kuat, dan berkualitas, sejalan dengan komitmen pemerintah dan TNI dalam mendukung ketahanan sumber daya manusia sejak usia dini.
